Andaikan ada tugas membuat program untuk mencetak teks:
Teknik Radio
Teknik Analog
Teknik Digital
Kira-kira list programnya adalah seperti berkut:
|
Program cetakteks; Uses Crt; Begin ClrScr; Writeln(‘1.Teknik Radio’); Writeln(‘1.Teknik Analog’); Writeln(‘1.Teknik Digital’); End. |
Sekarang bagaimana list program untuk mencetak kata seperti tugas diatas sebanyak 3 kali, sehingga outputnya diarapkan seperti berikut:
Teknik Radio
Teknik Analog
Teknik Digital
Teknik Radio
Teknik Analog
Teknik Digital
Teknik Radio
Teknik Analog
Teknik Digital
Sudah tentu list programnya adalah seprti berikut :
|
Program cetakteks; Uses Crt; Begin ClrScr; Writeln(‘1.Teknik Radio’); Writeln(‘2.Teknik Analog’); Writeln(‘3.Teknik Digital’); Writeln(‘1.Teknik Radio’); Writeln(‘2.Teknik Analog’); Writeln(‘3.Teknik Digital’); Writeln(‘1.Teknik Radio’); Writeln(‘2.Teknik Analog’); Writeln(‘3.Teknik Digital’); End. |
Solusi tersebut tidaklah efektif dan efisien. Dengan menggunakan procedure program yang memiliki baris program sebanyak itu bisa lebih ringkas. Perhatian dengan list program berikut untuk menjawab pertanyaan kasus di atas.
|
Program cetakteks; Uses Crt;
Procedure teks; Begin Writeln(‘1.Teknik Radio’); Writeln(‘2.Teknik Analog’); Writeln(‘3.Teknik Digital’); End;
Begin teks; teks; teks; End. |
Dengan kata lain procedure adalah sub program yang dapat dipanggil pada bagian isi/badan program dengan cara memanggil nama procedure. Seperti pada kasus diatas dengan cara menuliskan 3 kali nama procedure maka bagain isi/badan program yang ditulis pada bagian procedure dieksekusi sebanyak tiga kali. Hal lain yang perlu diamati adalah penulisan end diakhiri dengan titik koma (;) hal ini bengandung arti bahwa program masih bersambung. Apabila end diakhiri dengan tanda titik mengandung arti program akhir dari program.










thank ych ilmunya ..
Sama-sama dan terimakasih juga atas kunjungannya