Beranda » Coretan Biasa » Guru Honorer Oh Guru Honorer…

Guru Honorer Oh Guru Honorer…

Selamat Datang

بِسْمِاللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hai sahabat ... Selamat datang di Wisnurat's blog. Sedikit tulisan dan komentar yang mungkin asal-asalan, tapi mudah - mudahan deh bisa bermanfaat. Sebagai salam silaturahmi dengan senang hati kalau bisa tukaran link. Siapa tahu temen-teman yang lain juga ingin mampir ke blog sahabat. Terimakasih telah berkunjung. Jangan lupa mampir lagi ya... :)

Semua tulisan pada blog ini juga diposting pada blog okeguru.com

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 201,058 hits

Tamu

free counters

Traffic

Google PageRank Checker

Penerimaan CPNS tahun 2009/2010 merupakan moment yang dinantikan oleh semua orang. Termasuk tenaga honorer yang sudah mengabdi cukup lama. Soalnya selama ini belum ada kabar bagaimana nasib guru honorer selanjutnya. Tentunya akan timbul kekecewaan mendalam untuk guru honorer yang tidal lolos seleksi tes CPNS 2009/2010 pasalnya posisi di tempat kerjanya akan tergantikan oleh kedatangan guru CPNS yang baru.
“Gimana nasib saya ya… ngajar cuma 20 jam / minggu, kalau datang guru baru ya.. pasti saya harus dengan logowo menyingkirkan diri”, tutur seorang kawan guru honorer mengeluhkan nasibnya. Tentu kecewaan semakin mendalam ketika melihat pemandangan calon PNS sibuk melakukan pemberkasan yang sempat saya kutip dari koran PR (Rabu, 16/12) seperti berikut :

ADE BAYU INDRA/"PR"
IPAN Sopian (26) memeriksa kelengkapan berkas, saat akan melakukan pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Bandung Barat, di ruang kelas A Pusat Pendidikan Territorial (Pusdikter), Jln. Raya Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/12). Dia dan 452 CPNS lainnya mulai melakukan pemberkasan, setelah dinyatakan lulus ujian seleksi untuk mengisi salah satu formasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. IPAN Sopian (26) memeriksa kelengkapan berkas, saat akan melakukan pemberkasan calon pegawai negeri sipil daerah Kabupaten Bandung Barat, di ruang kelas A Pusat Pendidikan Territorial (Pusdikter), Jln. Raya Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (15/12). Ipan dan 452 CPNS lainnya mulai melakukan pemberkasan, setelah dinyatakan lulus ujian seleksi untuk mengisi salah satu formasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.* DE BAYU INDRA/"PR"

Ada hal yang menarik dan perlu perhatian pemerintah mengenai guru honorer terkait dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Kesehatan tahun 2004. Berikut saya kutip luapan kekecewaan dari PGHI dan FDA berkaitan dengan pelaksanaan tes CPNS 2009/2010:  

 

Kecewa

Selain kasus penipuan, penerimaan CPNS Kab. Bandung Barat menuai kekecewaan dari Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI) Kab. Bandung Barat. Menurut Ketua PGHI Kab. Bandung Barat Rusniati, PGHI mendatangi rumah dinas bupati, Senin (14/12) malam. Sayangnya, bupati tidak dapat ditemui karena ada acara lain di Hotel Permata seperti disampaikan ajudannya.

"Terus terang, kami kecewa dan kesal. Kenapa kabar itu disampaikan mendadak," ucapnya. Menurut Rusniati, kedatangan PGHI hanya ingin meminta kejelasan dan transparansi hasil tes CPNS, 22 November lalu. Mereka mengusulkan, apabila perlu hasil skor peserta dipampang di media massa agar lebih transparan.

"Kenapa banyak usia muda tanpa pengalaman bisa lulus. Juga peserta dari luar Kab. Bandung Barat banyak yang lulus, sedangkan warga asli pribumi tidak. Usia yang sudah menginjak 35 tahun dengan masa kerja empat belas tahun lebih banyak yang tidak lulus," tuturnya.

Ditemui terpisah di Padalarang, Ketua Forum Diskusi Anggaran (FDA) Didim mengatakan, penyelenggara seleksi penerimaan CPNS Kab. Bandung Barat dinilai melanggar Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Kesehatan tahun 2004.

Menurut dia, dalam kedua SE itu dinyatakan pengangkatan CPNS diprioritaskan bagi tenaga bantu atau honorer yang sudah mempunyai winaya bakti atau masa kerja lima hingga sepuluh tahun. Kenyataannya, para peserta yang sudah memiliki pengalaman dikalahkan oleh peserta yang baru lulus kuliah tanpa mempunyai pengalaman kerja di bidangnya. (A-183)***
Penulis:

Sumber : http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=116321


3 Komentar

  1. Agus Rahmat R mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr wb…
    Pada dasar semua guru honorer akan setuju dengan hal itu (SE Mendiknas dan Menkes), tapi perlu dipertimbangkan juga guru honrer yang mana yang benar-benar harus diprioritaskan terlebih dahulu, karena hal ini kalau tidak ditertibkan justru nanti ditakutkan banyak muncul lagi guru-guru honorer yang baru. Yang menjadi acuan guru honorer tersebut adalah guru honorer yang sebagaimana telah diatur oleh PP No 48 tahun 2005 juncto PP No 43 tahun 2007. semoga dengan mengacunya pada peraturan pemerintah tersebut diharapkan akan menjadikan mekanisme regenerasi dan kaderisasi PNS pada suatu instansi tertentu

  2. Agus Rahmat R mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr wb…
    Pada dasarnya semua guru honorer akan setuju dengan hal itu (SE Mendiknas dan Menkes), tapi perlu dipertimbangkan juga guru honrer yang mana yang benar-benar harus diprioritaskan terlebih dahulu, karena hal ini kalau tidak ditertibkan justru nanti ditakutkan banyak muncul lagi guru-guru honorer yang baru yang kurang kompeten dengan bidangnya. Yang menjadi acuan guru honorer tersebut adalah guru honorer yang sebagaimana telah diatur oleh PP No 48 tahun 2005 juncto PP No 43 tahun 2007. semoga dengan mengacunya pada peraturan pemerintah tersebut diharapkan akan menjadikan mekanisme regenerasi dan kaderisasi PNS pada suatu instansi tertentu akan berjalan dengan baik dan tepat sasaran

  3. kang Uden Cepot mengatakan:

    sepertinya kita terlalu terbuai dengan angin surga yang menyejukan, karena terbuai olehnya ternyata yang datang adalah tornado yang membumi hanguskan,
    katanya honorer dan guru bantu yang akan diprioritaskan untuk diangkat menjadi pegawai negeri tetapi ternyata yang datang yang baru lagi yang baru lagi. inilah angin surga yang berubah menjadi tornado!
    entah mungkin kita yang bodoh mengikuti tes,atau kita yang terlalu bodoh untuk mengetahui “jalur” masuk jadi cpns?
    padahal yang kemarin lulus itu, reputasi di kampusnya saya tahu benar!
    inilah kebodohan saya!
    jika betul apa yang dikatakan FDA, bahwa tes cpns kemarin itu melanggar surat edaran diknas!mengapa pemkot berani melakukan tes dan pengangkatan CPNS?
    apakah ini modus baru mencari uang tambahan buat dapur para pejabat disana?
    cik atuh para pejabat teh cing ninggali kana penderitaan rakyat leutik!
    pantas saja di daerah masih banyak tenaga honorer yang sudah mengabdi berpuluh tahun tapi tak jua di angkat, da meureun:
    1. mereka tidak tahu “jalan” menjadi pns, atau pun mereka tidak punya untuk “pelicinnya”
    2. jangankan untuk memberikan “pelicin” , uang honor pun terkadang tak cukup untuk sebulan
    3. hal pada poin 1 dan 2 menjadi suatu yang empuk bagi para pejabat untuk berbuat curang dan mencurangi rakyat kecil, kesempatan untuk
    jadi cpns yang jatahnya untuk guru honor dan guru bantu ini malah “dijual” kepada orang yang lebih banyak uang dan berani membayar lebih

    dasar atuh nu leutik mah meus-meus kagencet meus-meus kagencet iraha rek ngasaan hirup senang jiga batur anu ges gunta-ganti kendaraan atawa anu unggal usik indit ka HAJI atawa maranehna anu unggal usik nyieun jeng meuli imah nu mewah!

    mun kitu mah Pancasila teh can dijalankan meureun, cenah dina Pancasila
    Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
    asanamah kuring teh can ngasaan kaadilan!

    hapunten pa Yuyus abdi ngiring curhat, nuju karareuheul ngemutan kaayaan urang!

    salam we kanggo sadaya guru honorer ti Uden Cepot nu unggal dinten uih sonten ngabdi ka nagara, nyerdasken anak bangsa!
    beginilah “PAHLAWAN TANPA TANDA JAAAAAASSAAAAA”

    merdekalah mereka yang terkekang demi menegakan keadilan
    dan pergilah ke neraka jahanam wahai para penindas rakyat kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Selamat Datang

بِسْمِاللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Hai sahabat ... Selamat datang di Wisnurat's blog. Sedikit tulisan dan komentar yang mungkin asal-asalan, tapi mudah - mudahan deh bisa bermanfaat. Sebagai salam silaturahmi dengan senang hati kalau bisa tukaran link. Siapa tahu temen-teman yang lain juga ingin mampir ke blog sahabat. Terimakasih telah berkunjung. Jangan lupa mampir lagi ya... :)

Semua tulisan pada blog ini juga diposting pada blog okeguru.com

Masukkan alamat e-mail Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 13 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: